Sunday, 5 May 2013

Dikejar anjing…




Sumber http://www.tempo.co/read/news/2013/04/08/058472033/Di-Sulawesi-Selatan-2-Warga-Diserang-Anjing-Gila

http://ridwanaz.com/kesehatan/anjing-gila-pengertian-sejarah-penyebab-cara-mengatasi/



Teman- teman apakah kalian pernah dikejar anjing ?  Emang gimana sih rasanya dikejar anjing itu ? Pasti nggak bakalan bisa jawab, soalnya ngga pernah kan ya ?
Nah, saya akan bercerita tentang pengalaman dikejar anjing. Sesuatu yang tidak pernah dimimpikan sebelumnya. (sebelumnya pernah ketak tapi bukan mimpi dikejar anjing, tapi dikejar monyet. Tapi, anehnya tempatnya itu berdekatan antara di kenyataan dan di mimpi.)
Tak pernah ada firasat kalau sore itu (baca : Minggu, 5 Mei 2013) akan ada kejadian luar biasa yang menimpa saya. Ya, itu adalah peristiwa dikejar anjing. Sore tadi itu sebenarnya saya mau pulang ke kosan, sehabis hunting foto. nih dia foto- fotonya. 

Bermain di tengah sampah 


Menunggu pembeli

Ada bis kuning UI di belakang sport hall UPI,, saya foto aja, daripada jauh- jauh ke UI

Ketika sampai di dekat lapangan soft ball bumi siliwangi dari kejauhan saya melihat seekor anjing berwarna kuning kecoklatan sedang asik menggigit sepatu bekas. Saya sebenarnya mengira kalau itu tikus yang ukurannya gede. Eh pas diliat- liat ternyata cuma sepatu butut yang mungkin dibuang begitu saja oleh pemiliknya. Saya pun berjalan dengan santainya tanpa ada ketakutan sebelumnya, meskipun si anjing berada dekat dengan saya. Tiba- tiba…….. si anjing berlari ke arah saya dengan memasang muka marah. Di hati saya sempat bertanya, “emang gua salah apa ke si anjing. Emang tampang gua menyeramkan atau seperti muka penjahat ?”.
Saya masih ingat jelas wajah anjing yang siap mengoyak- ngoyak saya. Entah apa jadinya kalau sampai itu terjadi. Entah bagian tubuh saya sebelah mana yang pertama kali akan ia gigit. Pokoknya serem banget deh kalau kalian yang ngalamin sendiri kejadian itu.
Ketika si anjing (sebut saja anjing kuning) itu berlari ke arah saya, sontak saya pun langsung berlari sekencang- kencangnya. Saya berlari memutar dan menuju arah lapang softball. Ketika lari secepat-ceparnya di lapang, saya terpeleset dan hampir terjatuh. Bayangkan kalau saya beneran terjatuh mungkin tulisan ini ngga bakalan kalian baca. Soalnya mungkin saya sedang berbaring lemah di ranjang rumah sakit. Ketika itu saya tidak ingat apa- apa. Pokoknya lari sekencang mungkin dan jangan sampai si anjing kuning itu bisa menjangkau tubuh saya. Saya berlari sambil teriak, “Bapa…bapa…..” (malu- maluin, he. Padahal ngga terlalu jauh dari TKP ada beberapa orang bule yang berjalan berlawanan arah dengan saya. Entah apa reaksi mereka melihat saya dikejar anjing, dan berteriak seperti itu.)
Namun, Alhamdulillah Allah masih menyayangi saya. Seusai saya berusaha sekuat tenaga buat lari sambil teriak itu si anjing pun terlihat menurunkan tempo larinya hingga akhirnya ia pun berhenti mengejar saya. Sementara saya langsung berlari ke arah bapak- bapak yang sedang duduk- duduk di bawah pohon.
Sambil terengah- engah saya nyerita kalau saya habis dikejar anjing. Si bapa itu nampaknya agak tersenyum. Ternyata eh ternyata beliau adalah tukang jagung rebus yang lagi beristirahat.
“Anjing yang mana ? yang coklat ? emang sih anjing itu mah galak ” katanya.
“saya juga emang ngga buat dia marah kok pak, ngga tahu tuh si anjing..”balas saya.
Kemudian saya malah dapat ilmu dari si tukang jagung rebus itu. Katanya kalau ada anjing berlari, jongkok saja sambil pura- pura mau ngelempar anjing pasti ketakutan. Nah, coba kalau anjingnya penakut, kalau anjingnya pemberani gimana coba ?.

Pengalaman yang sungguh luar biasa. Pengalaman yang membuat saya makin bisa memaknai hidup dan makin bersyukur kepada Allah atas segala kebaikannya. Kalaupun saya jadi digigit sama si anjing kuning itu, paling juga itu merupakan cara Allah untuk menghapus beberapa dosa saya. Tapi, Allah lebih menyayangi saya dengan menyelamatkan dari serangan membabi buta anjing kuning itu. Kalau saya jadi digigit mungkin besok hari saya ngga bakalan kuliah dan teman- teman juga nampaknya bakalan jenguk saya di rumah sakit. Alhamdulillahnya ngga jadi digigit. jadi ke rumah sakit nya ngga jadi juga. Dan besok insya Allah bisa kuliah seperti biasa.
Demikian cerita pengalaman singkat ini. Semoga pembaca bisa mengambil hikmah dari cerita ini dan lebih berhati- hati lagi kalau misal ada anjing.
Akhirul kalam. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.. 
Filed Under :

1 comment for "Dikejar anjing…"

background